Senin, 07 Desember 2015

LAPORAN TAHUNAN PT. SIDO MUNCUL TH 2014

SUMBER :
https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=3&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwiU2Pi0n8rJAhUDFqYKHQmvAb4QFggoMAI&url=http%3A%2F%2Fsidomuncul.com%2Fmainsite%2Fwp-content%2Fuploads%2F2015%2F04%2FSIDO-Annual-Report-2014.pdf&usg=AFQjCNFIJDho9uJOJTYbUgmYuLc-Wc7J6w&sig2=b5WVTwKGUQ3K7k2elDlSOg&bvm=bv.108538919,bs.1,d.dGY

Annual report atau laporan tahunan adalah laporan yang disusun oleh perusahaan bisa kepada pihak eksternal seperti pemegang saham dan masyarakat yang didalamnya berisi laporan-laporan keuangan yang dilaporkan kepada pemegang saham paling lama 6 bulan setelah berakhirnya tahun buku perusahaan, waktu tersebut juga menjadi batas bagi pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, seperti diatur dalam UU No. 40/2007 tentang Persoran Terbatas.

PT. SIDO MUNCUL 2014




l. Laporan Manajemen ,terdiri daridan terdapat pada halaman :



























Diatas adalah beberapa contoh financial reporting Saham PT. SIDO MUNCUL TH 2014 ,untuk lebih lengkapnya bisa dilihat dihalaman berikut :
1.       Laporan dewan komisaris                     30
2.       Laporan Direksi                                    40
3.       Laporan CSR                                        130



    2. Laporan Keuangan ,terdiri dari dan terdapat pada halaman :
      a.Laporan Posisi Keuangan                             162-163

  








               

          
b. Laporan Laba Rugi Komprehensif                 164











 
      c. Laporan Perubahan Ekuitas                         165-166














      d. Laporan  Arus Kas                                          167

     












E.  Catatan atas Laporan Keuangan                   168-231











Senin, 30 November 2015

IT CONTROLS (PENGENDALIAN KOMPUTER



            Audit SIA merupakan proses pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti untuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan telah dapat melindungi aset milik organisasi, mampu menjaga integritas data, dapat membantu pencapaian tujuan organisasi secara efektif, serta menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efisien (Weber, 2000).
            Pengendalian komputer ini terbagi menjadi 2 kelompok umum, yaitu :
1.     Pengendalian Umum
Pengendalian umum pada perusahaan dilakukan terhadap seluruh aspek perusahaan yang fisikal maupun logikal. Aspek fisikal dilakukan terhadap aset-aset fisik perusahaan, sedangkan aspek logikal terhadap sistem informasi di level manajemen (misal: sistem operasi). Pengendalian umum sendiri digolongkan menjadi beberapa, diantaranya :
a)           Pengendalian organisasi dan otorisasi.
Yang dimaksud dengan pengendalian organisasi adalah secara umum terdapat pemisahan tugas dan jabatan antara pengguna sistem (operasi) dan administrator sistem (operasi). Dan juga dapat dilihat bahwa pengguna hanya dapat mengakses sistem apabila memang telah diotorisasi oleh administrator.
b)          Pengendalian operasi.
Operasi sistem informasi dalam perusahaan juga perlu pengendalian untuk memastikan sistem informasi tersebut dapat beroperasi dengan baik selayaknya sesuai yang diharapkan.
c)            Pengendalian perubahan
Perubahan-perubahan yang dilakukan terhadap sistem informasi harus dikendalikan, termasuk pengendalian versi dari sistem informasi tersebut, catatan perubahan versi, serta manajemen perubahan atas diimplementasikannya sebuah sistem informasi.
d)          Pengendalian akses fisikal dan logikal
Pengendalian akses fisikal berkaitan dengan akses secara fisik terhadap fasilitas-fasilitas sistem informasi suatu perusahaan, sedangkan akses logikal berkaitan dengan pengelolaan akses terhadap sistem operasi sistem tersebut (misal: windows).
Tujuan dari pengendalian umum adalah lebih menjamin integritas data yang terdapat di dalam sistem komputer dan sekaligus meyakinkan integritas program atau aplikasi yang digunakan untuk melakukan pemrosesan data.


2.      Pengendalian Aplikasi
Pengendalian aplikasi adalah prosedur-prosedur pengendalian yang didisain oleh manajemen organisasi untuk meminimalkan resiko terhadap aplikasi yang diterapkan perusahaan agar proses bisnisnya dapat berjalan dengan baik.
Tujuan pengendalian aplikasi dimaksudkan untuk memastikan bahwa data di-input secara benar ke dalam aplikasi, diproses secara benar, dan terdapat pengendalian yang memadai atas output yang dihasilkan. Dalam audit terhadap aplikasi, biasanya, pemeriksaan atas pengendalian umum juga dilakukan mengingat pengendalian umum memiliki kontribusi terhadap efektifitas atas pengendalian-pengendalian aplikasi.


Daftar Pustaka :
1.      Hall, A James. 2013. Accounting Information System.
2.      http://blog.pasca.gunadarma.ac.id/2012/07/17/audit-sia-pengendalian-umum-dan-pengendalian-aplikasi/